Prestasi
Artikel

SMK tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga agripreneur muda yang mampu berinovasi dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Hal itu dibuktikan oleh SMKN 1 Kademangan, Kabupaten Blitar, yang berhasil meraih prestasi luar biasa dalam Petro Agrifood Expo (PAE) 2026 yang digelar PT Petrokimia Gresik di Gresik pada 25–27 Juli 2026.
Sebagai SMK Pusat Keunggulan (PK) yang telah beberapa kali menunjukkan taringnya di kancah nasional, SMKN 1 Kademangan memamerkan hasil panen bawang merah berukuran super besar dari sistem irigasi sprinkler modern—buah dari kolaborasi erat dengan Petrokimia Gresik sejak meraih Juara 1 School Lab Farming di ajang Harvestion 2025.
Tak hanya itu, sekolah ini juga mencatatkan sejarah dengan memboyong 5 Beasiswa Petani Muda 2026—terbanyak di antara 28 SMK pertanian se-Jawa Timur. Salah satu siswinya, Nasya Lalita Belbina dari kelas XII ATPH 2, bahkan meraih nilai tertinggi dalam seleksi beasiswa tersebut.
Dari Juara School Lab Farming ke Panen Raya Bawang Merah
Kisah sukses ini berawal dari prestasi SMKN 1 Kademangan sebagai Juara 1 Kategori School Lab Farming dalam ajang Harvestion 2025 yang diselenggarakan Petrokimia Gresik. Dari ajang tersebut, sekolah yang dinobatkan sebagai SMK Pusat Keunggulan ini menerima bantuan senilai Rp80 juta berupa pupuk dan pengadaan sarana praktik pertanian.
Bantuan tersebut diwujudkan dalam pembangunan sistem irigasi sprinkler untuk budidaya bawang merah seluas 1.500 meter persegi—sebuah terobosan yang membuktikan bahwa sekolah vokasi mampu mengadopsi teknologi pertanian modern dan menghasilkan produk berkualitas premium.
Direktorat SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah selama ini terus mendorong penguatan pembelajaran berbasis praktik dan kemitraan dengan industri melalui program Bantuan Pemerintah Pengembangan Pembelajaran Berbasis Pabrik (Teaching Factory). SMKN 1 Kademangan menjadi salah satu contoh terbaik implementasi program tersebut di sektor pertanian.
Kemitraan Strategis dengan Petrokimia Gresik
Keberhasilan SMKN 1 Kademangan tidak lepas dari kemitraan strategis yang erat dengan Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia. Kemitraan ini tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga mencakup pendampingan teknis, transfer teknologi, dan pengembangan kapasitas siswa serta guru.
Komisaris Petrokimia Gresik, Luluk Nur Hamidah, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian SMKN 1 Kademangan. "Saya sangat terkesan dengan hasil panen bawang merah yang dipamerkan. Ini membuktikan bahwa SMKN 1 Kademangan adalah mitra strategis kami dalam mencetak generasi petani muda yang melek teknologi," ujarnya saat mengunjungi stan pameran sekolah tersebut.
Sebelumnya, SMKN 1 Kademangan juga telah membuktikan kemampuannya sebagai mitra industri yang handal melalui Tefa kandang ayam pedaging yang memasok 5.000 ayam per semester kepada PT Semesta Mitra Sejahtera (SMS) unit Blitar. Hal ini menunjukkan bahwa SMK vokasi mampu menjadi mitra efektif bagi industri dan menjembatani kebutuhan DUDI dengan kompetensi peserta didik.
5 Beasiswa, Bukti Regenerasi Petani Muda Berjalan
Program Beasiswa Petani Muda 2026 yang diselenggarakan Petrokimia Gresik menjadi ajang pembuktian kompetensi siswa SMK pertanian. Dari 28 SMK se-Jawa Timur yang mengikuti seleksi, SMKN 1 Kademangan menjadi sekolah dengan penerima beasiswa terbanyak—5 siswa berhasil lolos seleksi ketat yang meliputi administrasi, penulisan esai, dan ujian kemampuan dasar secara daring.
Nasya Lalita Belbina, siswi kelas XII ATPH 2, bahkan meraih penghargaan khusus sebagai peraih nilai tertinggi dalam seleksi tersebut. "Saya sangat bersyukur dan terharu. Beasiswa ini bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga pengakuan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam memajukan pertanian Indonesia," ujar Nasya dengan penuh semangat.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan strategi perusahaan dalam mendukung Pemerintah untuk regenerasi petani di tanah air dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional berkelanjutan.
SMK Pusat Keunggulan: Mencetak Lulusan Berdaya Saing Global
Keberhasilan SMKN 1 Kademangan di PAE 2026 semakin mengukuhkan posisinya sebagai SMK Pusat Keunggulan yang berorientasi pada industri dan siap mencetak lulusan berdaya saing global. Sekolah ini tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga mampu menciptakan produk riil yang berdaya saing dan bernilai ekonomi.
Direktorat SMK terus berkomitmen memperkuat ekosistem pendidikan vokasi melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, serta perbaikan sarana dan prasarana di SMK. SMKN 1 Kademangan menjadi contoh nyata bagaimana SMK dapat bertransformasi menjadi pusat pengembangan keahlian yang relevan dengan sektor industri.
Dengan dukungan penuh dari Petrokimia Gresik dan grupnya, serta komitmen kuat dari seluruh guru dan siswa, SMKN 1 Kademangan membuktikan bahwa sekolah vokasi adalah masa depan pertanian Indonesia.
Tentang SMKN 1 Kademangan
SMKN 1 Kademangan merupakan SMK Pusat Keunggulan yang berlokasi di Jalan Sadewo No. 1, Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Sekolah ini memiliki enam kompetensi keahlian, termasuk Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), Agribisnis Ternak Unggas, dan Agribisnis Perikanan Air Tawar.






